Isi Majalah Rekening Gendut Perwira Polisi

3 175

Isi Majalah Rekening Gendut Perwira Polisi. Isi Rekening Gendut Perwira Polisi. Menindaklanjuti postingan sebelumnya mengenai Majalah Tempo edisi 28 Juni – 4 Juli 2010 yang mulai beredar, berjudul Rekening Gendut Perwira Polisi telah raib dari pasaran dan kabarnya majalah ini akan di terbitkan ulang. Mondar - mandir mencari info mengenai apa isi / rangkuman majalah rekening gendut perwira Polisi ini akhirnya menemukan sebuah berita yang memuat sedikit isi dari majalah rekening gendut perwira polisi ini. Apa saja isi majalah rekening gendut perwira polisi? Ini dia isi majalah rekening gendut perwira polisi:

Intinya ada enam nama jenderal dan beberapa perwira menengah yang dalam tulisan itu diduga punya aliran dana mencurigakan. Enam jenderal itu, Irjen Pol Mathius Salempang, Irjen Pol Sylvanus Yulian Wenas, Komjen Pol Susno Duadji, Irjen Pol Budi Gunawan, Irjen Pol Badrodin Haiti, dan Irjen Pol Bambang Suparno.

Di tulisan pertama berjudul 'Aliran Janggal Rekening Jenderal,' tulisan dimulai dengan wawancara majalah Tempo dengan Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi yang bercerita tentang jumlah gajinya. Disitu lantas dilanjutkan tentang konfirmasi Ito seputar laporan PPATK tentang sejumlah rekening para jenderal dan perwira polisi yang mencurigakan. Ito menyatakan ada 21 perwira pemilik rekening mencurigakan. Ia mengatakan telah menerima perintah Kepala Kepolisian Jenderal Bambang Hendarso Danuri buat melakukan klarifikasi terhadap para perwira tersebut. "Ini pembuktian terbalik, jadi menjadi beban mereka untuk menjelaskan asal-usul transaksinya," katanya.

Masih ditulisan yang sama di bagian kedua majalah Tempo melanjutkan dengan penelururannya ke rumah-rumah para jenderal itu sekaligus melakukan konfirmasi. Antara lain ke rumah Irjen Pol Bandrodin Haiti, Kepala Divisi Pembinaan Hukum Kepolisian di Jakarta lalu ke rumah Irjen Pol Sylvanus Yulian Wenas. Tim majalah Tempo juga sempat ke Makassar tempat Kombes Pol Umar Leha.

Di tulisan kedua dengan judul 'Relasi Mantan Ajudan' majalah Tempo menulis soal Irjen Pol Budi Gunawan yang pernah menjadi ajudan mantan Presiden Megawati. Majalah Tempo menyinggung soal Budi dan anaknya yang menerima dana mencurigakan Rp 54 miliar. Dana itu diduga ada kaitannya dengan dua perusahaan bermasalah.

Di tulisan ketiga, Tempo memuat wawancara utuh langsung dengan Komjen Pol Ito Sumardi soal rekening mencurigakan itu. Tempo memberi judul Ito Sumardi: Mereka Bukan Penjahat. Baru di tulisan ke empat majalah Tempo merinci secara angka nilai-nilai uang mencurigakan yang masuk dalam rekening enam jenderal itu, dan juga memuat petikan langsung konfirmasi para jenderal itu.

Selain seputar rekening jenderal majalah tempo juga memuat tulisan seperti rubrik biasanya. Di rubrik nasional ada tulisan soal PKS, harta pejabat dan draf misterius calon Kapolri.

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/114142/Inilah-Isi-Rekening-Gendut-Enam-Jenderal-Polisi

Untuk lebih lengkapnya bisa di baca - baca juga beberapa rubrik yang 'mungkin ada hubungannya dengan Rekening Gendut Perwira Polisi' ini di situs resmi majalah tempo: http://majalah.tempointeraktif.com/

Keyword berhubungan:

rekening gendut polri (203), rekening gendut perwira polisi (162), rekening gendut polisi (114), rekening gendut perwira polri (99), rekening gendut (72), daftar rekening gendut polri (46), www majalah tempo (33), www majalah tempo com (32), daftar rekening gendut (19), polisi gendut (18) Category: Hukum Kriminal, UmumTags:
author
3 Responses
  1. Apa PT TEMPO Melanggar 2 Pasal ? | New OES is SEO4 years ago

    [...] (Polri) resmi melaporkan PT Tempo Inti Media Tbk atas pemuatan sampul Majalah Tempo edisi “Rekening Gendut Perwira Polri” Senin lalu. Melalui Divisi Hukumnya, Polri menjerat Tempo dengan sangkaan pelanggaran Pasal [...]

    Reply
  2. author

    andhikarentcar4 years ago

    kita masyarakat indonesia berharap sedemikian kelamnya dunia korupsi di indonesia ,,membuat kita merasa miris mendengarnya apakah tidak ada orng baik di indonesia yg membuat indonesia baru,,untuk maju dan berjiwa kesatria seperti di negara maju jepang dll ,,,, pak presidan angakat martabat bangsa indinesia biar ga kelam karena korupsi bratas korupsi yg bisa mengancurkan negara dan mensengsarankan rakyatnya ,,,,sekian dan terima kasih semoga tuhan selalu memberikan perlindunganya bagi uamat yg ber etikat baik tuk menjaga negara ini,,,,,

    Reply
  3. author

    don lusa4 years ago

    Negeri ini akan terbebas dari kemiskinan dan carut marut sosial jika pilar hukum berdiri kokoh dan tidak digerogoti oleh virus yang melekat dibaju penegak hukum diantaranya polisi. Rakyat masih belum bisa melihat upaya pembenahan didalam tubuh kepolisian RI. Kapankah seseorang tampil kedepan untuk melakukan tugas mulia ini ?

    Reply

Leave a Reply